FEB Untag Samarinda Gelar Seminar PRINEB 2026
- Category: Berita Kampus
- Published on Monday, 25 May 2026 02:10
- Written by admin_Feb
- Hits: 2

SAMARINDA – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas 17 Agustus 1945 (FEB Untag) Samarinda sukses menyelenggarakan seminar nasional bertajuk Parade Riset Nasional Ekonomi dan Bisnis (PRINEB) 2026. Forum ilmiah bereputasi ini dilaksanakan pada Rabu, 20 Mei 2026, bertempat di Auditorium H.M. Ardans, Kampus Untag Samarinda, dengan mengangkat tema strategis: "Membangun Ekosistem Wirausaha Inovatif Untuk Mendorong Daya Saing Di Era Digital".
Agenda ini diinisiasi sebagai respons akademis terhadap disrupsi teknologi yang menuntut reorientasi strategi bisnis dan penguatan ketahanan ekonomi nasional. Melalui diseminasi hasil penelitian empiris dan konseptual, PRINEB 2026 diarahkan untuk merumuskan pilar-pilar penting dalam menciptakan iklim kewirausahaan yang adaptif, berbasis riset, dan berdaya saing global.
Bobot akademis dari seminar nasional ini semakin diperkuat melalui partisipasi aktif dan kehadiran delegasi dosen, peneliti, serta civitas akademika dari berbagai perguruan tinggi lintas wilayah di Indonesia. Institusi yang turut ambil bagian dalam memaparkan luaran riset mutakhir mereka meliputi:
Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Balikpapan (FEB Uniba), Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris (UINSI) Samarinda, Universitas Maritim AMNI (UNIMAR AMNI) Semarang, STIE Pemuda Surabaya, dan Universitas Narotama Surabaya
Kolaborasi interinstitusional ini merefleksikan adanya komitmen bersama antar-perguruan tinggi dalam mendukung implementasi kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), khususnya pada penguatan ekosistem riset kolaboratif.
Sepanjang sesi pleno dan sesi paralel, diskursus ilmiah secara intensif membedah komponen-komponen utama pembentuk ekosistem wirausaha digital. Fokus kajian diarahkan pada integrasi teknologi dalam manajemen operasional UKM, adopsi algorithmic management, pemanfaatan kecerdasan buatan dalam penetapan strategi pemasaran, hingga tata kelola keuangan digital.
Kehadiran ragam perspektif institusional—mulai dari pendekatan ekonomi kemaritiman oleh UNIMAR AMNI Semarang, pengembangan ekonomi syariah dari UINSI, hingga model inkubasi bisnis digital dari Universitas Narotama, STIE Pemuda, dan FEB Uniba—memberikan kekayaan metodologis yang multidimensi terhadap topik yang diangkat.
"Membangun ekosistem wirausaha inovatif di era digital memerlukan keterkaitan yang kuat antara riset akademis, kebijakan regulatif, dan adopsi teknologi yang inklusif. PRINEB 2026 hadir untuk menjembatani teori-teori tersebut menjadi rekomendasi praktis yang mampu meningkatkan daya saing para pelaku usaha."
Melalui penyelenggaraan PRINEB 2026, FEB Untag Samarinda kembali mempertegas perannya sebagai hub pemikiran ilmiah yang progresif di Kalimantan Timur. Seluruh luaran artikel ilmiah yang dipresentasikan dalam forum ini diharapkan dapat menjadi rujukan literatur yang berkontribusi nyata bagi pengembangan ilmu ekonomi dan bisnis, sekaligus menjadi dasar rekomendasi kebijakan bagi para pemangku kepentingan.


